Pages

Language

Diberdayakan oleh Blogger.

Jumat, 16 September 2016

BARISTA



Secara tata bahasa, “Barista” berasal dari bahasa Italia yang berarti “Pelayan Bar”. Namun secara umum Barista diartikan seseorang yang memiliki keahlian khusus meracik minuman kopi yang akan disajikan kepada pelanggan di sebuah Coffee Shop/Café/Restoran.

Selain mesin espresso dan kopi, barista adalah ‘jiwa’ dari sebuah coffee shop. Mereka adalah faktor penting yang menjadi ‘wajah’ bagi sebuah kedai kopi. Mereka adalah orang-orang yang terlihat keren di balik mesin espresso, dan kalau beruntung memiliki penampilan good looking (Ganteng/Cantik) yang membuat para kostumernya bahagia bahkan sebelum cangkir kopi mendarat di bibir. Tapi tahukah kamu bahwa barista bagaimana pun adalah manusia yang secara ajaib melakukan hal-hal yang mungkin tak kamu ketahui sebelumnya.

Dewasa ini kopi sudah menjadi gaya hidup, Minum secangkir kopi diyakini dan disugestikan mampu menambah semangat sebelum beraktivitas. Ditambah aroma dan rasa kopi yang khas bisa membuat penikmatnya ketagihan, merasa lebih segar dan mudah konsentrasi. Nah, disini para Barista berlomba-lomba menyajikan sajian kopinya untuk memuaskan pelanggannya dengan menghadirkan sajian kopi yang unik dan nikmat. Hanya sayang, keahliannya meracik kopi para Barista (sebagian) tidak atau kurang dibekali pengetahuan asal-usul kopi, jenis-jenis kopi, metode pengolahan biji kopi, kriteria kopi yang baik untuk dikonsumsi, manfaat mengonsumsi kopi, bahan dan alat untuk untuk mengolah kopi mulai pasca panen sampai kopi siap dinikmati serta Standar Opersional Prosedur untuk mengolah kopi, dan cara menikmati kopi yang benar.

Apalagi untuk seduh manual, tentu berbeda dalam SOP penyajian jika kopi berasal dari Ijen Raung dengan kopi daerah lain. Hal ini disebabkan setiap daerah memiliki karakteristik kopinya masing-masing.

Mengapa hal penting? Karena selama menunggu racikan kopinya, pelanggan banyak keingin-tahuannya mengenai kopi dan dunianya.


Sumber :
1.  Wikipedia:
2.  Otten Magazine.


Salam,


Petani Kopi Ijen Raung 

Selasa, 09 Agustus 2016

WISATA DI SEKITAR KEBUN KOPI ARABIKA IJEN RAUNG



Gunung Ijen dan Gunung Raung adalah sebuah gugusan gunung aktif yang berada di wilayah Provinsi Jawa Timur dengan batas Kabupaten Bondowoso di sebelah barat, Kabupaten Situbondo disebelah utara, Kabupaten Banyuwangi disebelah timur dan Kabupaten Jember di sebelah Selatan.
Gunung Raung terakhir kali erupsi pada Juli 2015 yang memaksa 3 (tiga) Bandara ditutup akibat abu vulkanik yaitu Bandara Internasional Ngurah Rai Bali, Bandara Blimbingsari di Banyuwangi dan Bandara Notohadinegoro di Jember. Sedangkan Gunung Ijen terakhir menggeliat pada Agustus 2014.
Sebagai gugusan pegunungan aktif, selain terdapat perkebunan kopi yang terkenal sebagai penghasil kopi Ijen Raung yang terkenal dengan rasa dan karakteristik yang nikmat disekitar kawasan Ijen Raung juga terdapat tempat wisata yang sangat menarik untuk dikunjungi, tempat wisata tersebut antara lain :

1.     Kawah Ijen.
Gambar : Blue Fire di kawah IJEN
Kawah ijen adalah sebuah kawah vulkanik di puncak Gunung Ijen dengan panjang dan lebar danau masing-masing sebesar 800 m dan 700 m serta kedalaman danau mencapai 180 m. Tinggi puncaknya 2.386 meter dari permukaan laut.
Danau kawah Ijen dikenal merupakan danau air sangat asam terbesar di dunia, dengan warna hijau yang manarik dan pemandangan Blue Fire yang spektakuler dimalam hari, rasanya sayang untuk melewatkan fenomena ini.

2.     Kawah Wurung.
Gambar : Kawah wurung di sekitar IJEN RAUNG
Kawah wurung merupakan padang savana yang berada didataran tinggi, inilah yang menjadi daya tarik tempat ini. Dimana warna hijau sejauh mata memandang dihiasi dengan latar pegunungan yang menjulang, sehingga tidak salah penduduk setempat menamai tempat ini sebagai “Bukit Telletubbies”. Kawah wurung dalam bahasa jawa adalah kawah yang tidak jadi alias “wurung”, dimana biasanya dicerukan kawah terdapa air atau endapan belerang berbuih tetapi dikawah wurung hanya terdapat rerumputan hijau yang menarik hati.
Kawah wurung yang terletak di Desa Jampit Kec. Sempol Kab. Bondowoso dengan ketinggian 1.500 meter dari pemukaan laut ini dikelola oleh Perum Perhutani KPH Bondowoso. Sungguh pemandangan yang menakjubkan dan sayang untuk dilewatkan.

3.     Air Terjun Campoan/Mini Niagara
Gambar : Air terjun mini niagara di sekitar Ijen Raung
Air Terjun Campoan terletak di depan pintu masuk pabrik kopi arabika Blawan atau berada ditaman depan pabrik. Air terjun ini masuk wilayah administratif Desa Kalianyar Kec. Sempol Kab. Bondowoso.
Berada diketinggian 1.300 meter dari permukaan laut air terjun campoan terasa sangat sejuk dikelilingi pohon kopi arabika yang mempesona. Saat yang tepat untuk mengunjungi Air Terjun Campoan adalah pada saat petik kopi arabika ijen raung yaitu pada bulan Mei s/d Oktober.

4.     Air Terjun Blawan
Gambar : Air Terjun Blawan di Ijen Raung
Air terjun Blawan merupakan hilir dari kali pahit, yang merupakan rembesan dari Kawah Ijen yang penuh dengan kadar belerang dan dikelilingi oleh tumbuhan makademia. yang menarik dari air terjun ini adalah muara alirannya yang langsung menuju ke dalam tanah seperti air terjun Niagara di Amerika dan pada akhirnya akan bermuara di daerah Asembagus Situbondo. Jalan menuju air terjun Blawan sangat menantang dengan jalan naik turun tangga di antara 2 tebing.
Dengan debit aliran yang sangat deras, suasana di sekitar air terjun Blawan terdengar sangat gemuruh, dengan beberapa rimbun tanaman hijau yang tumbuh dengan sangat baik dan subur. Terdapat juga sumber air panas yang mengandung belerang, yang masih terjaga dengan alami, dan biasa digunakan untuk berendam kaki oleh para pengunjung.
Saat sampai di lokasi air terjun, pengujung harus melanjutkan perjalanan dengan menggunakan tangga sekitar 5 menit dan bersambung dengan menuruni tangga dengan waktu yang sama. Berbeda dengan air terjun kebanyakan yang bisa dilihat dari arah depan, Air Terjun Blawan hanya bisa dilihat dari sisi samping kanan. Sedangkan dari sisi samping kiri dan bagian depan dibatasi oleh tebing tinggi.

5.     Pemandian Air Panas Blawan
Gambar : Kolam air panas di sekitar gunung Ijen Raung
Setelah mendaki ke Kawah Ijen, pengunjung dapat singgah untuk melepaskan lelah sambil berendam di air panas yang berkhasiat untuk kesehatan kulit dan menghilangkan pegal-pegal. Pemandian ini dapat ditempuh kira-kira 1 jam dari paltuding yang merupakan pintu masuk ke kawah ijen.
Pemandian ini terletak tidak jauh dari Air Terjun Blawan yang ada didekat pabrik pengolahan kopi arabika ijen raung blawan di Desa Kalianyar Kec. Sempol Kab. Bondowoso.
Sebenarnya terdapat beberapa sumber air panas disekitar air terjun blawan, sebagian besar digunakan mandi oleh masyarakat sekitar, bagi anda yang ingin merasakan mandi air panas ditempat terbuka sambil menikmati air terjun Campoan silahkan datang ke taman yang terletak didepan Pabrik Kopi Blawan.

6.     Agro Wisata Kalisat
Gambar : Wisata alam di Kalisat sekitar Gunung Ijen Raung

Tempat ini terletak di Desa Kalisat Kec. Sempol Kab. Bondowoso yang berada satu komplek dengan Pabrik Kopi Arabika Ijen Raung Kebun Kalisat. Terletak satu kawasan dengan Hotel Arabika dan Pabrik Kopi para pelancong dapat menikmati pemandangan yang eksotis dan hamparan kebun Strawberry.
Selain kebun strawberry yang bisa dipetik sendiri terdapat juga kebun jeruk yang juga dapat dipetik sendiri sambil menikmati hamparan kebun kopi yang menghijau dihiasi warna merah merona kopi arabika yang telah masak.


Salam,


Petani Kopi Ijen Raung 

Senin, 08 Agustus 2016

KOPI ARABIKA JAVA BLAWAN



Gambar : Pabrik Kopi Arabika Blawan yang Masuk Kawasan Kopi Ijen Raung Bondowoso

Kopi adalah komoditas ketiga yang paling banyak diperdagangkan di dunia, dengan sekitar 500 juta cangkir per tahun. Pecinta kopi memiliki ragam alasan mengapa begitu menyukai minuman hitam ini. Bisa karena aromanya yang menggoda, cita rasanyanya, atau sensasi kesegaran yang terjaga.

Negara kita tercinta Indonesia Raya, merupakan produsen kopi ke-4 terbesar di Dunia dengan produksi lebih dari 660 juta kilogram biji kopi pada tahun 2015. Posisi ke-4 tersebut berada dibawah Brazil, Vietnam dan Kolombia.
Gambar : Petik Kopi di Kebun Ijen 
Raung Bondowoso

Sebagai Negara di Posisi ke-4 Penghasil kopi, Indonesia memiliki banyak daerah penghasil kopi. Salah satunya berada dikebun Blawan yang berada di kawasan dataran tinggi Ijen Raung. Kebun Blawan masuk dalam administrasi Ds. Kalianyar Kec. Sempol Kab. Bondowoso Prov. Jawa Timur.

Dengan ketinggian antara 1.200 s/d 1.500 mdpl Kopi yang paling banyak ditanam di Blawan adalah Arabika didominasi varietas USDA dengan after taste (cita rasa) : Floral, Spicy dan Bright Acidity. 

Kopi Arabika Blawan selain di hasilkan dari Pabrik Kopi Blawan dibawah PTPN XII, pada saat ini juga sudah mulai tersedia kopi dari kebun rakyat yang ditanam dilahan Perhutani dengan skema bagi hasil.
Gambar : Setelah Petik, Kopi Ijen Raung di Sortir untuk 
memisahkan Biji Merah Sempurna dan Hijau






Rata-rata kopi arabika blawan ditanam dengan pohon peneduh jenis lamtoro untuk milik PTPN XII dan pohon naungan tegakkan hutan untuk kebun rakyat.









Salam,


Petani Kopi Ijen Raung 
 

KOPI "DOUBLE TOP"

KOPI  "DOUBLE TOP"
Roasted Bean (Kopi Sangrai)

OFFICE :

RT 06/ RW 04 KEL. DAWUHAN KEC. SITUBONDO KAB. SITUBONDO PROV. JAWA TIMUR INDONESIA QUICK RESPON CALL/SMS KE : Dewi Ayuning 082 301 095 528 PIN BB : 749BE1A3

KOPI "DOUBLE TOP"

KOPI  "DOUBLE TOP"
Berbagai Produk

Kontak Kami

Nama

Email *

Pesan *